Klik Suka (◠‿◠) Thanks
Crew-LPwww.evolution-communityProperZardArnoldi-Technology 0Pelajaran Blog Cara Membuat Form Link Exchange/Tukar Link.

Laptop Wi-Fi Bisa Pengaruhi Kelincahan Sperma



Pria yang kerap mememangku laptop sebaiknya dikurangi. Apalagi jika laptop itu terhubung dengan Wi-Fi. Pasalnya, sebuah penelitian terbaru mengungkapkan pria yang menggunakan laptop ber-Wi-Fi yang ditempatkan dalam satu inci di pangkuan bisa menurunkan kesempatan mereka menjadi ayah.

Peneliti mengukur kemampuan berenangnya sel sperma setelah terkena radiasi Wi-Fi dari laptop yang tersambung ke internet. "Apa yang mereka temukan adalah penurunan yang signifikan dalam bergeraknya spermatozoa. Jadi ada penurunan yang signifikan dalam jumlah spermatozoa yang bergerak cepat dan bergerak lurus," kata Dr Ashok Agarwal, seorang urolog di Klinik Cleveland, seperti dikutip dari Fox19, Kamis (13/9) .

Motilitas (kelincahan) sperma merupakan faktor dalam kesuksesan kehamilan, kemungkinan pembuahan telur jauh lebih tinggi jika lebih dari 40 persen sperma bergerak.

Paparan radiasi Wi-Fi juga merusak DNA sperma. Rendahnya kualitas DNA dapat mengurangi kemungkinan pasangan untuk hamil.

Sementara para ilmuwan mencatat bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan, Dr Agarwal mengatakan laki-laki harus melihat jam ketika menggunakan laptop dengan Wi-Fi. Dia menyarankan mereka tidak menggunakannya lebih dari empat jam pada suatu waktu.

"Saya pikir jika seseorang menggunakannya untuk satu atau dua jam, saya tidak berpikir itu akan menjadi perhatian yang nyata, setidaknya dalam kesuburan orang itu," tambahnya.

Membatasi penggunaan laptop internet mungkin bukan satu-satunya cara bagi pria untuk meningkatkan kesuburan. Pilihan gaya hidup yang sederhana seperti makan buah-buahan dan sayuran, berolahraga, dan mengelola stres juga dapat meningkatkan kesempatan Anda untuk memproduksi sperma yang sehat.

Pada tahun lalu, sebuah penelitian juga mewanti-wanti pengguna laptop di pangkuan. Pasalnya panas yang dihasilkan bagian bawah mesin akan "membakar" kulit.

Lima Dampak Negatif Kurang Tidur Terhadap Kesehatan


Hai kawan berjuampa lagi ya denganku (^_^) . kali ini aku mau share tentang Lima Dampak Negatif Kurang Tidur Terhadap Kesehatan Baca Langsung Aja Ya


Berikut lima dampak negatif kurang tidur terhadap kesehatan, seperti dilansir Prevention.com. :

1.Penyakit kardiovaskuler
Sebuah studi pada 2010 yang dipublikasikan jurnal Sleep,
peneliti menemukan partisipan yang tidur kurang dari tujuh jam semalam memiliki peningkatan risiko penyakit jantung. Bahkan, bagi wanita yang berusia di bawah 60 tahun dan tidur lima jam atau kurang dalam semalam memiliki risiko dua kali lipat mengalami penyakit jantung.

Peneliti asal Sekolah Kedokteran Universitas West Virginia itu mereview data dari 30.397 orang yang berpartisipasi dalam National Health Interview Study pada tahun 2005.

2.Diabetes
Menurut sebuah studi dalam jurnal Diabetes tahun 2011, Universitas Chicago dan Universitas Northwestern menemukan bahwa orang dengan diabetes tipe 2 yang kurang tidur di malam hari mengalami peningkatan kadar glukosa sembilan persen lebih tinggi. Bahkan, tingkat insulin meningkat menjadi 30 persen lebih tinggi, dan tingkat resistensi insulin 43 persen lebih tinggi.
Penderita diabetes dengan insomnia bahkan kondisinya lebih buruk, tingkat glukosanya bisa 23 persen lebih tinggi, tingkat insulinnya 48 persen lebih tinggi dan tingkat resistensi insulinnya 82 persen lebih tinggi daripada penderita diabetes yang tidak memiliki insomnia.

3.Kanker payudara
Peneliti di Pascasarjana Sekolah Kedokteran Universitas Tohoku di Sendai, Jepang telah mempelajari hampir 24.000 wanita berusia 40-79 tahun.
Peneliti menemukan bahwa wanita yang tidur kurang dari enam jam semalam memiliki risiko terserang kanker payudara 62 persen lebih tinggi, sementara yang tidur kurang dari sembilan jam semalam memiliki risiko 28 persen lebih rendah.

4.Kanker usus besar
Sebuah studi pada 1.240 orang yang dipublikasikan pada 2011, peneliti dari Universitas Case Western menemukan orang yang tidur kurang dari enam jam semalam 47 persen lebih berisiko memiliki polip kolorektal, yang bisa menjadi kanker, daripada orang-orang yang memiliki jam tidur setidaknya tujuh jam.

5.Kematian
Sebuah studi yang dilakukan selama 10 tahun pada sekitar 16.000 orang oleh peneliti di Universitas Kopenhagen menghubungkan antara kurang tidur dan risiko kematian. Ternyata para pria yang dilaporkan memiliki kebiasaan tidur yang buruk, terutama yang berusia di bawah 45 tahun, memiliki risiko kematian dua kali lipat daripada pria yang tidurnya baik.
Sementara pria yang memiliki gangguan tidur lebih dari tiga kali dalam semalam memiliki risiko bunuh diri lima kali lipat daripada pria yang tidurnya tidak terganggu.